
BUTON,FAKTADULTRA.ID – Seorang warga Lasalimu YD(21) tewas tersengat listrik di kebun saat pesta miras bersama rekan-rekannya, minggu(06/12/2020).
Kapolres Buton melalui Kasat Reskrim Polres Buton AKP Dedi Hartoyo S.Pi mengatakan, kejadiannya hari minggu (06/12) sekitar Pukul 01.30 Wita, bertempat di Desa Togmangura Kec. Lasalimu Kab. Buton, seseorang warga meninggal akibat tersengat arus listrik.
Dijelaskannya awalnya korban YD (21) bersama dengan empat orang rekannya yang bernama Safrin, Andisan, Nardin, Dan La Semu Saling mengajak untuk melaksanakan kegiatan Minum minuman beralkohol yang bertempat di rumah Kebun milik La Tono yang berada di Desa Togomangura Kec. Lasalimu Kab. Buton,
Setibanya dikebun lanjut dia, korban bersama dengan ke empat temannya menyalakan lampu rumah kebun Milik La Tono dengan cara menaikan seklar/sekring yang saat itu dalam keadaan padam, berselang beberapa menit Kemudian tiba-tiba terdengar suara dari salah satu masyarakat yang berada diluar Rumah kebun.
“Saat mendengar teriakan dari luar kebun dengan spontan korban bersama keempat orang temannya berlari meninggalkan rumah Milik La Tono, disaat Korban berlari meninggalkan rumah, korban terjatuh akibat terkena kawat pagar kebun yang saat itu sedang dialiri Aliran listrik dari dalam rumah kebun milik La Tono sehingga mengakibatkan Koban terjatuh ketanah dan meninggal dunia,”ujarnya.
Menurut keterangan Saksi – saksi saat mendengar teriakan dari luar rumah kebun milik La Tono, mereka berlari melewati samping rumah untuk menyelamatkan diri namun saat berlari tiba-tiba terdengar suara dari YD (Korban) dengan bahasa MAMA.
“Saksi Andisan berhenti dan berdiam ditempat, berselang beberapa menit kemudian dirinya menuju ke arah suara korban dan meminta tolong dengan Kata “SEMU MARI DULU, SIAPA YANG PANGGIL MAMA TADI? “, tiba-tiba La Semu datang dengan menggunakan penerangan senter Handphone, dan melihat korban Dalam keadaan tengkurap diatas tanah,”terangnya.
Saksi Lainnya Safrin juga berhenti saat tiba-tiba mendengar suara teriakan minta tolong dari korban sehingga dirinya bergegas menuju ke arah suara tersebut dan melihat Andisan berdiri memperhatikan korban saat itu sedang dalam posisi tergeletak dan tidak berdaya. Melihat Korban dalam keadaan posisi tidak berdaya, dirinya menuju rumah Pak Nasirun untuk memberitahukan bahwa korban telah tersengat aliran listrik di rumah kebun Milik La Tono.
Saksi lainnya Nasirun saat mendengar suara terikan “Mama” dari korban, kemudian Dirinya menurunkan saklar lampu Rumah kebun Milik La Tono setelah menurunkan saklar/sekring lampu rumah kebun La Tono, kemudian saya menuju kearah suara Yudi (Korban) dan melihat Andisan, Safrin yang sementara melihat/memerhatikan Korban yang dalam posisi tergeletak diatas tanah. “Melihat korban yang tergeletak diatas tanah saya mengangkat Korban dengan cara menggendong dan membawa korban kembali di rumah La Tono, Berselang beberapa menit kemudian saya bersama dengan Andisan mengangkat korban dan membawa korban ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Togomangura Kec. Lasalimu Kab. Buton untuk mendapatkan perawatan medis,”ujarnya ketika menirukan ucapan saksi.











