Memberitakan Dengan Fakta

Cegah COVID-19, Kemenkumham Sultra Luncurkan Tiga Layanan Aplikasi Digital

Cegah COVID-19, Kemenkumham Sultra Luncurkan Tiga Layanan Aplikasi Digital
Cegah COVID-19, Kemenkumham Sultra Luncurkan Tiga Layanan Aplikasi Digital

KENDARI,FAKTASULTRA.ID – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah meluncurkan tiga layanan aplikasi yang berbasis digital.

“Aplikasi ini disebut Silaris, Sipanda dan Sipandu. Ketiga aplikasi ini diluncurkan dengan tujuan mengurangi kontak fisik yang berpotensi terhadap penularan COVID-19,” kata Kepala Divisi Yankumham Kemenkumham Sultra, Maktub, di Kendari, Selasa.

Dikatakan, meskipun saat masih dalam Pandemi CPVID-19, namun pelayanan harus tetap berjalan sehingga dibutuhkan terobosan dan inovasi dalam melakukan pelayan terhadap masyarakat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes0.
 
“Seperti apa yang dikatakan Presiden Jokowi bahwa pandemi ini tidak boleh menghambat dan membatasi langkah kita. Sehingga kita melakukan terobosan dengan tiga aplikasi ini,” katanya.
 
Maktub menguraikan fungsi dari masing-masing aplikasi ini yakni dimulai dari Silaris (Sistem Pelaporan Notaris) yang diperuntukkan bagi para notaris, sehingga dengan aplikasi ini bisa memudahkan para notaris dalam bekerja.

“Dengan aplikasi ini dari sisi waktu jadi lebih efektif dan efisien bagi para notaris untuk bekerja,” ujarnya. 

Kemudian lanjut dia, ada aplikasi Sipanda (Sistem Pengharmonisasian Raperda) yang didesain untuk memudahkan akses pelayanan terutama dari daerah-daerah terpelosok dan terpencil. 

“Dengan aplikasi ini mereka yang dari daerah tak perlu lagi memakan waktu lama untuk berurusan terkait raperda ini,” kata Maktub.

Terakhir kata dia ada aplikasi Sipandu (Sistem Pelayanan Umum Terpadu) yang diperuntukkan untuk melayani masyarakat umum, aplikasi Sipandu menyediakan layanan digital terkait keimigrasian, dan pelayanan hukum.

“Masyarakat bisa mengakses aplikasi ini lewat playstore yang tersedia di android. Semuanya sudah on sistem secara digital. Semua orang bisa mengakses di mana pun berada,”  katanya.

Tinggalkan Balasan