Memberitakan Dengan Fakta
BUTON  

Akibat Pandemi Ekonomi di Buton Melemah, APBD Turun

Akibat Pandemi Ekonomi di Buton Melemah, APBD Turun
Akibat Pandemi Ekonomi di Buton Melemah, APBD Turun
Bupati Buton Drs La Bakry M.Si

BUTON,FAKTASULTRA.ID – Dampak dari Pandemi yang terjadi selama 2020 mengakibatkan ekonomi di Kabupaten Buton melemah bahkan ikut berdampak pada menurunnya APBD Buton.

Bupati Buton La Bakry menyebut akibat pandemi covid-19 bukan hanya perekonomian di Buton yang melemah namun ini terjadi di seluruh dunia, bahkan APBD Buton juga ikut menurun sekitar Rp 100 miliar lebih.

“Dana semua berkurang itulah kondisi kita saat ini sehingga kita berupaya untuk meningkatkan PAD dan satu-satunya jalan bagaimana agar aspal dapat berkembang,”katanya.

Bahkan lanjut dia pemerintah pusat juga mencabut seluruh Perda yang berisi pungutan.

Sebelumnya kata dia APBD Buton Tahun 2021 target pendapatan sebesar Rp 842, 424 Miliar dengan rincian PAD 27 M, pendapatan transfer Rp 771, 399 miliar dan penerimaan lain-lain.

“Akibat pandemi kondisi perekonomian pasti akan sedikit mengalami kontraksi negatif di tahun 2001 meskipun pada saat ini Indonesia telah memasuki tatanan baru Masa pandemi covid 19. Kondisi ekonomi tersebut tentunya juga berpengaruh terhadap perekonomian daerah Kabupaten Buton,”ujarnya lagi.

Dia menjelaskan Perekonomian Daerah Kabupaten Buton tahun 2020 yang diperkirakan mengalami perlambatan sebagai akibat dari pandemi covid 19 namun demikian diharapkan tetap terjaga di tengah pandemi covid melalui beberapa kebijakan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah pada beberapa sektor strategis.

Ia menyampaikan APBD tahun 2021 secara umum pendapatan daerah menjadi 824, 424 miliar atau menurun sebesar 8,231 miliar Apabila dibandingkan dengan pendapatan daerah dalam APBD murni tahun 2020 di periode yang sama.

Berdasarkan uraian tersebut di atas maka anggaran belanja daerah harus disesuaikan dengan rancangan APBD Tahun Anggaran 2010 secara keseluruhan laporan anggaran belanja menurun sebesar 962,269 miliar atau menurun sebesar 59,86 miliar dari anggaran tahun sebelumnya di periode yang sama.

“Berdasarkan kebijakan tersebut saya menghimbau agar asas Efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran kedepankan guna memaksimalkan anggaran dalam rangka mendukung percepatan pembangunan dan pergerakan roda perekonomian,”harapnya.

Dia berharap APBD 2021 benar-benar bermanfaat bagi masyarakat rakyat Kabupaten Buton dan pembanguna di daerah.

Tinggalkan Balasan