Memberitakan Dengan Fakta
BUTON  

Dispar Gelar Pelatihan Selam, Asisten I Harap Peserta Jadi Pemandu Profesional

Dispar Gelar Pelatihan Selam, Asisten I Harap Peserta Jadi Pemandu Profesional
Dispar Gelar Pelatihan Selam, Asisten I Harap Peserta Jadi Pemandu Profesional
Foto bersama Asisten I Setda Buton Alimani, Plt Kadispar Buton Rusdi Nudi, Kapolsek Pasarwajo, Camat Pasarwajo, yang mewakili Danramil saat pembukaan pelatihan pemandu wisata selam, kamis (15/10/2020)

BUTON,FAKTASULTRA.ID – Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Buton Alimani S. Sos berharap peserta pelatihan pemandu wisata selam advance and rescue diver menjadi pemandu profesional, hal ini dikatakannya ketika membuka acara pelatihan di gedung dive center Pasarwajo, kamis (15/10/2020).

“Hampir dipastikan seluruh peserta ini akan jadi pemandu wisata selam, ikuti seluruh petunjuk instruktur agar dalam memandu kedepan dapat profesional baik untuk diri pribadinya maupun saat memandu wisatawan,”katanya.

Dia memberikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata yang telah membuat inovasi dengan menggelar kegiatan pelatihan selam untuk meningkatkan kemampuan SDM para pemandu selam sebagai salah satu bagian dari upaya pemerintah guna pengembangan spot obyek wisata di Kabupaten Buton.

“Bupati dalam hal ini pemerintah daerah sangat berharap peserta yang mengikuti pelatihan agar benar-benar serius dalam mengikuti petunjuk dari instruktur,”harapnya.

Kata dia menjadi seorang pemandu wisata selam mengandung resiko keselamatan baik jiwa pribadi juga orang lain namun ini tersangkut minat bahkan profesi yang dimiliki, pelatihan hari ini untuk mengembangkan potensi SDM.

Dia juga berpesan bagi yang mengikuti pelatihan ini harus bersyukur karena tidak semua orang memiliki kesempatan untuk mengikuti pelatihan tersebut.

“Kalian akan jadi duta yang akan memperkenalkan keindahan alam bawah laut di Pasarwajo hari ini dan seterusnya, hampir dipastikan para pererta ini akan menjadi pemandu wisata di laut,”katanya lagi.

Sesuai dengan visi dan misi pemerintah daerah menjadikan Buton sebagai kawasan bisnis dan budaya terdepan salah satunya melalui sektor wisata, para peserta ini akan menjadi pemandu wisata salah satunya saat ada kegiatan daerah.

Asisten I setda Buton Alimani yang mewakili Bupati Buton menyampaikan permohonan maaf Bupati Buton yang tidak dapat mengikuti kegiatan karena ada kunjungan Dandrem di Baubau yang harus dihadirinya.

Plt Kadispar Buton Rusdi Nudi mengatakan pelatihan ini spesifik hanya peserta yang memiliki sertifikat dasar open water sehingga peserta pelatihan hanya diikuti 30 orang saja.

Dia mengatakan untuk menggelar kegiatan tersebut Dinas Pariwisata mendapatkan dana dari Kementrian Pariwisata yang memberikan dukungan guna mempersiapkan SDM khususnya pada pemandu pariwisata selam di teluk Pasarwajo.

“Sumber dana kegiatan ini dari Kementerian, agar SDM khususnya pemandu wisata dapat memandu wisatawan di teluk Pasarwajo, kalau pelatihan sebelumnya tingkat open water berlatih mengenal alat dan pengenalan diri namun di tingkat rescue bisa untuk menyelamatkan orang,”katanya.

Para peserta ini akan dilatih cara menyelamatkan orang atau wisatawan, jika selesai akan diberikan sertifikat ini akan jadi dasar untuk menjadi pemandu wisata selam.

Lebih lanjut dia mengatakan di Pasarwajo ada tiga titik dive pada tahun 2021 akan ditambah 20 set alat selam dan ini dimanfaatkan untuk memberikan dampak ekonomi kepada daerah, Pionirnya peserta pelatihan ini yang akan mengantarkan wisatawan yang ingin menyelam.

“Kami mengundang Pol Airut yang akan jadi mitra Dinas Pariwisata, camat Pasarwajo dalam pemanfaatan teluk Pasarwajo,”katanya lagi.

Pelatikan Pemandu Wisata Selam advance and rescue akan digelar selama lima hari di gedung dive center Pasarwajo Buton.

Tinggalkan Balasan