Memberitakan Dengan Fakta
BAUBAU  

Tutup Kegiatan WCD, Monianse Himbau Masyarakat Untuk Tetap Lestarikan Lingkungan

Tutup Kegiatan WCD, Monianse Himbau Masyarakat Untuk Tetap Lestarikan Lingkungan
Tutup Kegiatan WCD, Monianse Himbau Masyarakat Untuk Tetap Lestarikan Lingkungan
Tutup Kegiatan WCD, Monianse Himbau Masyarakat Untuk Tetap Lestarikan Lingkungan

BAUBAU, FAKTASUKTRA. ID – Dalam rangka mewujudkan Baubau yang bersih dan berbudaya, masyarakat di harapkan untuk selalu menjaga dan melestarikan lingkungan serta membudayakan hidup bersih dengan selalu memilah sampah. Hal ini di sampaikan oleh Wakil Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse dalam sambutannya saat mewakili Walikota Baubau pada acara penutupan World Cleanup Day (WCD) di pelataran Kotamara Sabtu, (19/09/20200

Ahmad Monianse mengungkapkan, kegiatan bersih-bersih lingkungan serta memilah sampah tersebut tidak hanya di lakukan pada saat WCD saja. Namun ia berharap agar kegiatan ini dapat menjadi kebiasaan serta menjadi budaya masyarakat Baubau dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Untuk itu, ia menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat serta semua elemen agar senantiasa perduli terhadap lingkungan demi terwujudnya Baubau yang bersih dan berbudaya. Pasalnya, tanpa adanya kesadaran penuh dari masyarakat, Baubau di masa yang akan datang tidak akan bisa lagi mengendalikan sampah terutama sampah plastik.

“Kita harus menjaga ekosisitem di lingkungan kita, baik itu ekosistem yang ada di darat maupun yang ada di laut. Untuk itu mari kita sama-sama perduli terhadap sampah ini dengan membuang sampah pada tempatnya demi menjaga kelestarian lingkungan kita. Sebab dengan adanya keperdulian kita maka akan terwujud Baubau yang bersih dan berbudaya”, himbaunya.

Selain itu, orang nomor dua di Kota Baubau ini juga menambahkan, kegiatan WCD tersebut sangat memberikan nilai edukasi terhadap seluruh masyarakat Kota Baubau yang terdiri dari 8 Kecamatan dan 43 Kelurahan. Kemudian, tempat pengolahan sampah di Baubau sangat terbatas. Dengan keterbatasan tempat pengolahan sampah tersebut, maka sangat dibutuhkan kesadaran serta kecerdasan masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah sendiri dirumah. Dengan demikian, masyarakat dapat membedakan mana sampah yang langsung dibawah ke Bank sampah dan mana yang bisa didaur ulang untuk dipergunakan kembali.

”Atas nama pemerintah Kota Baubau saya sangat berterima kasih pada teman-teman dari komunitas relawan hijau yang telah menginisiasi kegiatan ini, serta sudah memberikan edukasi pada seluruh masyarakat Kota Baubau. Mereka kemarin jalan semua untuk memberikan pemahaman pada masyarakat bahwa sampai kapanpun sampah itu akan selalu menjadi musuh kita sehingga dibutuhkan keperdulian dari semua pihak untuk melawan itu”, katanya.

Terkait dengan Peraturan Walikota (Perwali) No. 35 tahun 2020 tentang percepatan penanganan Covid-19, Monianse kembali menegaskan bahwa mulai tanggal 19 September 2020 aturan dan ketegasan akan di berlakukan. Paslnya, angka pasien Covid-19 di Indonesia dan Khusunya di Baubau semakin hari semakin meningkat. Untuk itu ia menghimbau dengan tegas kepada seluruh elemen masyarakat, agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Bapak Walikota Baubau dalam Perwali itu secara tegas mengajak kita semua untuk menerapkan hidup bersih dan sehat demi memutus mata rantai penyebaran Covid ini. Untuk itu, sehubungan dengan protokol kesehatan mari kita hindari kumpul-kumpul atau pertemuan-pertemuan yang tidak bermanfaat. Kita mulai dari diri kita, keluarga kita dan kalau memungkinkan juga kita sampaikan pada teman di lingkungan kerja kita bahwa selain sampah, masaalah terbesar yang kita hadapi saat ini adalah Covid, Untuk itu saya berharap agar teman-teman wartawan juga dapat membantu dalam mensosialisasikan hal ini”, tutupnya.

Sumber : Dinas KOMINFO Baubau

Tinggalkan Balasan