
KENDARI,FAKTASULTRA.ID – Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi, melantik 12 pejabat Eselon II atau jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama lingkup provinsi yang sebelumnya hampir setahun diisi posisi pelaksana tugas, bertempat di Aula Merah Putih Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sultra, Jumat.
Ke-12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawsi Tenggara yang dilantik, di antaranya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sultra, J Robert; Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sultra, Parinringi; Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sultra, Nur Saleh; Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra, Abdul Rahim; Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra, Andi Azis; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Asrun Lio
Kemudian, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra, Budianto Kadidaa; Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sultra, La Ode Saifuddin; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sultra, Ridwan Badalla; Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Sultra, Basiran; Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Sultra, Belli Tonbili dan Kepala Biro Administrasi Perekonomian Setda Sultra, Yuni Nurnalawa.
“Saya ucapkan selamat kepada pejabat yang sudah dilantik, pesan saya agar para pejabat yang telah dilantik bisa membentuk tim kerja birokrasi yang solid dalam rangka mempercepat pembangunan di Sultra,” kata Ali Mazi.
Ali Mazi mweminta kepada pejabat yang dilantik tersebut agar secepastnya menyesuuaikan dengan tugas-tugas yang baru, dan jangan kerja monoton atau harus senantiasa berinovasi.
“Bekerjalah dengan cepat dan tangguh di lapangan layaknya sebuah mesin. Kalian Harus bisa adaptasi dan juga mampu menghasilkan inovasi yang hebat. Jangan terjebak dengan cara kerja dan pola pikir yang lama,” ujarnya.
Menurut dia, jika ingin membuat atau mencapai perubahan besar, maka setiap pekerjaan yang dilakukan harus dikerjakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan solid.
Pelantikan yang dilaksanakan tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan termasuk setiap peserta dan tamu undangan diwajibkan melakukan tes cepat COVID-19 sebelum masuk ke ruangan.











