Memberitakan Dengan Fakta
BUTON  

Kematian Nakes Akibat Covid-19 Meningkat, Satgas Ingatkan Warga Patuhi Protokol kesehatan

Kematian Nakes Akibat Covid-19 Meningkat, Satgas Ingatkan Warga Patuhi Protokol kesehatan
Kematian Nakes Akibat Covid-19 Meningkat, Satgas Ingatkan Warga Patuhi Protokol kesehatan

BUTON,FAKTASULTRA.ID – Angka kematian tenaga kesehatan akibat terpapar virus covid – 19 terus meningkat, satgas pencegahan dan penanganan covid-19 Buton ingatkan warga agar terus mematuhi protokol kesehatan.

Jubir satgas pencegahan dan penanganan covid-19 Buton Dr Hayun mengatakan jumlah kematian tenaga kesehatan meningkat akibat covid-19 hal ini perlu kewaspadaan dari semua pihak.

“Yang paling utama itu semua orang harus menerapkan protokol kesehatan, jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan sebisa mungkin hindari kerumunan,”terang Hayun ketika ditemui beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan saat ini di Buton jumlah warga yang terpapar covid bertambah menembus angka 200 orang bahkan di Sultra tembus 1000 lebih, ini menjadi PR bagi semua.

Penggunaaan masker harus terus dikampanyekan, bahkan kalau perlu memakai penutup wajah (face shield) hal tersebut penting agar secepatnya mata rantai penyebaran virus corona dapat diputus.

“Percaya ataupun tidak virus corona itu ada, bahkan para dokter yang meninggal itu hasil laboratoriumnya meninggal karena terpapar virus, sehingga kita harus terus meningkatkan kewaspadaan keluar rumah harus pakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan,”harapnya.

Dikutip tadi CNN Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan angka kematian akibat virus corona (Covid-19) di Indonesia masih tinggi dibandingkan rata-rata angka kematian global.

Ia mengatakan saat ini angka kematian di Indonesia sebesar 4,68 persen, sementara rata-rata angka kematian global adalah 3,79 persen.

“Sampai saat ini, angka kematian Indonesia per tanggal 3 Agustus, 4,68 persen dan ini bukan kabar menggembirakan karena masih diatas kematian global yaitu 3,79 persen,” kata Wiku dalam keterangannya di Graha BNNP.

Meskipun masih di atas rata-rata global, Wiku mengatakan secara rata-rata angka kematian di Indonesia mengalami penurunan.

Soal angka kematian ini pun menjadi sorotan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin Rapat Terbatas pada Senin lalu.

“Ini yang saya kira menjadi PR besar kita bersama,” kata Jokowi saat memberikan pengarahan dalam ratas tentang Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang disiarkan juga lewat akun Youtube Sekretariat Presiden.

Per 4 Agustus 2020, Satgas penanganan Covid-19 mendata jumlah kumulatif positif corona di Indonesia mencapai 115.056 kasus. Dari jumlah tersebut, 72.050 dinyatakan sembuh dan 5.388 orang meninggal dunia. Jumlah kematian itu sendiri bertambah 86 orang dari hari sebelumnya, 3 Agustus 2020.

Sementara itu di tingkat global, per 3 Agustus 2020, WHO mencatat jumlah positif Covid-19 secara kumulatif mencapai 17.918.582 kasus. Dari data tersebut terdapat angka kumulatif 686.703 kematian.

Tinggalkan Balasan