Memberitakan Dengan Fakta

Cegah Penyebaran Virus, Bupati Libatkan Kades,Camat dan Lurah se-kabupaten Buton

Cegah Penyebaran Virus, Bupati Libatkan Kades,Camat dan Lurah se-kabupaten Buton
Cegah Penyebaran Virus, Bupati Libatkan Kades,Camat dan Lurah se-kabupaten Buton
Bupati Buton Drs La Bakry M.Si saat rapat bersama kades, lurah dan camat di aula kantor bupati Buton rabu (01/07/202.)

BUTON, FAKTASULTRA. ID – 53 warga Buton dinyatakan Positif Corona Bupati Buton Drs La Bakry M.Si menggelar rapat bersama camat, lurah dan kades untuk membantu tim gugus covid-19 dalam mensosialisasikan kepada masyarakat protokol kesehatan.

“Kita tidak bisa kerja sendiri menghadapi virus ini, Bentengi masyarakat mulai dari basis keluarga, sosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat,”pinta Bupati Buton Drs La Bakry M.Si saat rapat bersama kades, lurah dan camat di aula kantor bupati Buton rabu (01/07/202.)

Kata dia pandemi ini jadi tantangan bagi semua bukan hanya tim gugud namun harus melibatkan camat lurah dan kades untuk membantu dalam mensosialisasikan kepada warga.

Para camat, kades dan lurah harus bangun kerjasama dengan semua babinsa dan babinkamtibamas sosialisasi ke masyarakat.

“Tiga minggu lalu Buton masuk dalam 103 daerah zona hijau bahkan kita sudah diminta new normal namun tiba-tiba banyak yang positif dan semua itu tidak ada yang sakit tapi tanpa gejala,”ujarnya.

Mudah-mudahan hasil follow up / swab ulang 30 pasien pertama hasilnya negatif sehingga mereka bisa kembali beraktifitas seperti biasanya.

Diapun meminta agar semua orang menjaga keluarganya masing-masing dari paparan virus ,setiap keluarga harus membentengi diri dari paparan virus caranya taati protokol covid – 19.

“Penyebaran virus melalui drooplet artinya keluar dari hidung dan batuk menurut ahli virus incubasinya 5-6 hari, Kalau ada virus yang masuk maka antibodi dalam tubuh akan bekerja membunuh virus sehingga perlu tingkatkan imun tubuh dan selalu jaga jarak aman,”katanya.

Diapun mengingatkan warga jangan panik berlebihan jika tidak ada riwayat kontak dengan pasien positif korona juga tidak keluar daerah maka warga tidak perlu panik kuncinya bentengi masyarakat.

Wabup Buton Iis Elianti mengatakan untuk menangani virus korona para kades,lurah dan camat harus ikut untuk membantu penanganannya karena tim gugus tidak bisa kerja sendiri.

“Dimulai dari basis keluarga dengan memberikan informasi dan panduan kepada masyarakat di desa bagaimana penyebaran virus ini, Kita harus bersatu melawan virus ini karena ini tidak bisa dilihat tapi bisa mencegahnya, Kades lurah dan camat diharapkan dapat membantu,”pintanya.

Wakapolres Buton Kompol La Umuri yang hadir saat rapat menyampaikan dalam penanganan virus Polri mencanangkan program kampung tangguh.

“kampung tangguh nusantara tujuannya untuk memutuskan mata rantai virus corona,”katanya.

Program ini akan digulirkan pada kecamatan dan desa maka setiap daerah diupayakan harus membentuk kampung tangguh nusantara selain memutus mata rantai penyebaran virus juga untuk membangun solidaritas antar sesama warga selanjutnya meminimalisir dampak sosial dari pandemik ini.

Diapun berharap agar para Kades lurah dan camat dapat membantu membentuk kampung tangguh nusantara didaerahnya.”Saat ini kampung tangguh nusantara baru ada di Wabula,”kata dia.

Tinggalkan Balasan