Memberitakan Dengan Fakta

Pemda Buton Konsen Lakukan Penurunan Stunting Terintegrasi

Pemda Buton Konsen Lakukan Penurunan Stunting Terintegrasi
Rapat penurunan stunting di kantor Bappeda Buton, senin (16/06/2020)

BUTON,FAKTASULTRA.ID – Konsen terhadap penurunan stunting, Pemerintah Daerah Buton gelar Rapat Koordinasi Pencegahan stunting di Kabupaten Buton bersama Tim Percepatan Pencegahan dan Penanganan Stunting Terintegrasi Kabupaten Buton.

Kepala Bappeda Buton Ahmad Mulia S.Pt M.Si mengatakan, Rapat Koordinasi itu merupakan langkah strategis dalam mencanangkan dan mendeklarasikan serta berkomitmen bersama dalam mengintervensi penurunan stunting yang terintegrasi.

Untuk itu tim yang terdiri berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggelar Rapat Koordinasi pelaksanaan aksi analisis situasi program penurunan stunting untuk mengindetifikasi sebaran prevelensi stunting dalam wilayah Kabupaten Buton, Senin, 15 Juni 2020.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Buton itu merupakan aksi yang pertama dari delapan aksi konvergensi (penggabungan) atau interasi dengan instansi terkait dalam rangka penurunan stunting di Buton.

Delapan aksi konvergensi ini harus dapat memastikan terpenuhinya kebutuhan data pada Aksi Integrasi lainnya, yaitu: Aksi satu analisa situasi, aksi dua rencana kegiatan, aksi tiga rembuk stunting, aksi empat perbup/perwali tentang peran desa, aksi lima Kader Pembangunan Manusia (KPM), aksi enam manajemen data, aksi tujuh pengukuran dan aksi delapan review kinerja tahunan.

Kepala Bappeda, Kabupaten Buton, Ahmad Mulia juga, menegaskan semua yang terlibat dalam penanganan stunting di Kabupaten Buton untuk tetap melakukan kerjasama dalam mendukung penurunan Stunting.

“Kita akan terus berupaya untuk mewujudkan masyarakat dengan konsumsi gizi seimbang, percepatan perbaikan gizi, pemenuhan sanitasi dasar dengan menyusun rencana kegiatan dan penganggaran sesuai dengan lokus yang disepakati bersama dan akan diperluas secara bertahap,” katanya.

Ahmad Mulia juga menghimbau dalam melaksanakan program pencegahan stunting tetap waspada dan menaati protokol kesehatan. “Jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker,” kata Ahmad Mulia.

Rakor diikuti peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam penanganan stunting di antaranya, Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi Infromatika dan Persandian, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, BKKBN, Dinas Pendidikan, dan Dinas PU.

Tinggalkan Balasan