Memberitakan Dengan Fakta

Warga Tionghoa dan Hotel Zenith Baubau Bantu APD Tenaga Medis

Warga Tionghoa dan Hotel Zenith Baubau Bantu APD Tenaga Medis
Wali Kota Baubau H AS Tamrin ketika menerima bantuan dari Warga Tionghoa dan Hotel Zenith, jumat 1 mei 2020

BAUBAU,FAKTASULTRA.ID – Peduli pada keselamatan tenaga medis, warga tionghoa Kota Baubau yang tergabung Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Pengurus Kota Baubau dan hotel zenith memberikan bantuan APD untuk tenaga Medis di Baubau.

Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) tersebut di berikan kepada tenaga medis yang berada di 17 Puskesmas dan RSUD Kota Baubau, ini berasal dari paguyuban social marga tionghoa dan hotel zenith yang diserahkan di bantea umuri bolu rujab Walikota Baubau Jumat (1/5),

Walikota Baubau DR H AS Tamrin memberikan apresiasi ini sebagai wujud dari pelaksanaan implementasi nilai PO 5 yang selalu digemakannya selama ini yakni Pomaa masiaka, Popia piara, Pomae maeaka, Poangka angkataka dan pobinci binci kuli. Dan ini wujud kesetiaan kesayangan kepada yang mendapatkan musibah baik yang sifatnya dari medis maupun dari alam.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini, mengatakan bantuan APD dari warga Tionghoa sebagai bentuk saling memelihara dimana di satu sisi tenaga medis yang merawat pasien dari pada dampak covid-19. Kemudian, ada juga yang memberikan perlindungan kepada yang bertugas dengan disiapkan bantuan APD.

Selain itu, makna Poangka angkataka juga ada unsurnya yakni saling menghargai saling menghormati masing-masing sesuai dengan peranannya.

Disamping itu Lanjut dia lagi Pobinci binci kuli merasakan perasaan saudara yang susah sebab disadari tenaga medis memang diharapkan dengan semangat yang begitu tinggi dalam upaya menangkal penyebaran covid-19.

“Karena itu, tenaga medis dipastikan aman dari dampak covid-19 salah satunmya menggunakan APD sesuai dengan konteksnya. Ada APD level 1, level 2 dan level 3 tentu penggunaannya tergantung dari konteks persoalannya mudah-mudahan ini bisa berfungsi sebagaimana maksud kita dan muara akhirnya covid-19 secepatnya berlalu meninggalkan Baubau,”ujar AS Tamrin.

AS Tamrin yang juga ketua gugus tugas covid-19 Kota Baubau mengharapkan kesadaran masyarakat untuk mengikuti himbauan dari pemerintah pusat jangan keluar rumah, kerja di rumah makan dirumah sembahyang di rumah. Dan kalaupun ada komunikasi di luar rumah tentu mengikuti rambu-rambu protocol yakni jaga jarak termaksud harus berjemur di panas matahari. Tentu Ini merupakan wujud prinsip PO 5 yang menyatu dalam semangat gotomg rotong.

Bahwa kemudian ada pihak yang tidak ingin adanya kesatuan dan kebersamaan, ketua DPN PAN Baubau ini tidak terlalu memperdulikan namun tetap menggelorakan prinsip PO 5 di Baubau dimana ternyata telah teriimplementasi oleh paguyuban tionghoa dan hotel zenith yang merasa bertanggungjawab dan terpanggil sebagai tenggang rasa dengan tenaga medis yang akan merawat pasien covid-19.

“ Terima kasih atas bantuan ini yang tentu dari jumlah sangat jauh tapi tidak mungkin sumbangan ini harus memenuhi seluruh kebutuhan justru inilah sebagian sumbangan yang berasal dari beberapa pihak termaksud juga ASN Pemkot Baubau dan saya sebagai Walikota Baubau menyumbangkan 2 bulan gaji yang semuanya dipadukan,”bebernya.

Dia berharap agar penggunaannya pun agar tepat sasaran tepat waktu dan tujuan sehingga jangan sudah lewat baru kumpul kumpul dan dipastikan tenaga medis aman didalam merawat pasien covid-19 karena pemikiran kita kalau tenaga medis tidak dilengkapi dengan APD siapa juga yang akan mengambil yang resiko berat,”katanya.

Sementara itu, Syarif Ariifin perwakilan warga tionghoa Baubau mengungkapkan APD ini berasal dari dana yang dihimpun dari warga tionghoa yang ada di Baubau.

Donasi warga tionghoa ini disumbangkan kepada 17 Puskesmas dan RSUD Baubau dan mudah mudahan bantuan APD ini dapat bermanfaat bagi tenaga medis di puskesmas dan RSUD dan sebagai bekal, Sebab, pihaknya melihat di lapangan sangat rawan meski bantuan ini tidak ada artinya dibanding tenaga medis di lapangan yang berhadapan dengan virus covid-19.

Bantuan APD yang diserakan itu adalah terdiri dari Hasmat, faceshield (pelindung muka), masker (KN 95, medis dan kain), serta sartung tangan yang total keseluruhan berjumlah 1685 buah .

Tinggalkan Balasan