
BUTON,FAKTASULTRA.ID – Belum juga sandar di Pelabuhan Banabungi kapal mega Abadi yang memuat penumpang dari Obi Ternate di tolak puluhan pemuda dari Pasarwajo.
Masyarakat mendatangi Pelabuhan Banabungi untuk meminta siapa yang akan bertanggungjawab jika kedepan para penumpang ada yang terpapar virus corona.
Warga menolak kapal mega bahari untuk berlabuh di Banabungi pasalnya dikuatirkan penumpang tersebut ada yang membawa virus corona.
“Kapal ini sudah ditolak di Baubau dan Batuaga kenapa masih diterima di Buton,”ujar salah seorang pemuda Zikir.
Para pemuda meminta agar para penumpang dikarantina di laut jangan ada yang dibiarkan masuk ke daratan apalagi pemerintah sudah melarang ada warga yang mudik.
Kapolres Buton AKBP Agung Ramos P Sinaga yang menemui massa mengatakan terimakasih kepada warga yang datang untuk menyampaikan kegelisahannya terkait penumpang Kapal Mega Abadi yang akan tiba malam ini jumat (01/05/2020).
Namun ia juga berharap agar warga memantau bersama-sama pasalnya yang ada di dalam kapal semuanya warga Buton yang sudah kehabisan bahan bakar juga makanan di kapal selama berlayar.
“Ini keprihatinan kita semua, Siapa yang akan bertanggung jawab tentu saja gugus tugas atas perintah Presiden didalamnya ada Bupati, ada Kapolres saya sendiri, saya juga ikut bertanggungjawab jika ada penularan,”ujarnya.
Dia meminta agar warga membantu tim gugus pasalnya jika ditolak para penumpang kapal nanti ada yang mati kelaparan.
“Kami orang yang pertama akan tertular jika ada yang terjangkiti dan saya tidak mungkin mengorbankan diri saya ataupun rekan-rekan,”ujar Kapolres lagi.
Dia juga mengingatkan jika wabah ini bisa dicegah sehingga jika ada gejala tim kesehatan yang akan langsung memantaunya bahkan para penumpang kapal tersebut akan langsung di karantina.
“Mereka akan di karantina khusus selama 14 hari, karena dalam waktu itu virus akan mati sendiri, kita waspadai tapi bukan berarti tidak bisa dicegah,”ujarnya lagi.











