
BAUBAU,FAKTASULTRA.ID – Dampak dari Covid-19 di Kota Baubau sangat dirasakan masyarakat hal ini mengundang kepedulian dari berbagai elemen di Kota Baubau diantaranya Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Baubau dan Paguyuban Keluarga Jawa.
“Memanfaatkan momentum hikmadnya ibadah bulan suci Ramadhan 1441 H Tahun 2020 M, tepatnya 14 hari puasa, Badan Kontak Majelis Ta’lim (BKMT) Kota Baubau dan Paguyuban Jawa menyalurkan bantuan disatgas covid – 19 Baubau,”ujar ketua BKMT Kota Baubau Dr Nanik Hindariaty Ningsih, SE, M.Si Kamis pagi (7/5)
Pengurus BKMT menyerahkan langsung bantuan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Gugas Covid-19) Kota Baubau dan diterima oleh penanggung jawab Sekber gugus tugas covid-19 Kota Baubau Laode Muslimin Hibali, SE, M.Si.
Menurut dia donasi yang dikumpulkan dari sumbangan internal pengurus BKMT Kota Baubau ini, akan diberikan kepada warga yang berhak menerima, Keluarga yang terdampak
Bencana nasional covid-19 yang terputus pemasukan keuangannya, berkurang drastis pendapatannya, yang menyebabkan mereka kesulitan dalam mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Utamanya bagi warga lanjut usia, dan berkekurangan secara fisik.
Nanik Hindariaty Ningsih yang juga akademisi Universitas Haluoleo Kendari ini berharap, donasi BKMT Kota Baubau bermanfaat bagi warga yang membutuhkan.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban perkonomian keluarga dan mencukupi kebutuhan keluarga yang membutuhkan, untuk beberapa waktu kedepan,”harapnya.
Penanggungjawab sekber gugus tugas covid-19 Kota Baubau La Ode Muslimin Hibali memastikan, pihaknya segera membagikan donasi BKMT Kota Baubau, agar dapat segera dikonsumsi keluarga yang berhak menerima.
Sementara itu, donasi yang diberikan BKMT Kota Baubau, berupa 107 karung beras 5 Kg, 107 bungkus minyak goreng 1 liter, 107 Kg terigu / 1 Kg, 107 Kg gula pasir, dan 217 masker.
Sedangkan Paguyuban Keluarga Jawa Kota Baubau menyerahkan bantuan sukarela berupa 51 rak telur, 51 bungkus / 1 liter minyak goreng, 51 bungkus / 1 Kg gula pasir, 51 Kg terigu, 51 lembar masker, dan 255 bungkus mie instan.











