
BAUBAU, FAKTASULTRA.ID – Pemkot Baubau melalui Gugus Tugas Penanggulangan Penyebaran Covid-19 Kota Baubau.memperketat pantauan kepada para penumpang KM Lambelu yang turun di Pelabuhan Murhum Baubau pada Senin (6/4) lalu.
Perketat pantauan ini dilakukan setelah 26 ABK kapal KM Lambelu dinyatakan positif korona oleh Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan.
Menurut Kadis Kesehatan Kota Baubau dr Wahyu yang juga anggota gugus tugas penanggulan penyebaran covid-19 dalam press releasenya yang diterima redaksi, Senin (13/4), menyatakan data sesungguhnya penumpang KM Lambelu yang sekarang ini sudah memasuki hari ketujuh masa pemantauan tercatat berjumlah 206 orang.
Hanya saja yang mengisi formulir yang diberikan oleh petugas di pelabuhan sebanyak 176 penumpang.
Pemkot Baubau melalui gugus tugas penanggulangan penyebaran covid-19 Kota Baubau ungkap Wahyu, melakukan croschek di lapangan sesuai dengan data yang diberikan para penumpang seperti no hp dan alamat rumah masing-masing
.”Ternyata hasil croschek di lapangan hanya 71 orang penumpang yang memang betul-betul berdomisili di Baubau,,, sebagian diluar kota Baubau ungkapnya.
Karena itu, tambah Wahyu, ke’-71 penumpang KM Lambelu ini sampai dengan saat ini terus dilakukan pematauan atau self monitoring oleh petugas Puskesmas di masing-masing domisili penumpang dengan tujuan untuk memastikan kondisi kesehatannya.
“Angka 71 orng tersebut masih besifat tentatif, sebab kemungkinan bisa berubah krna pemantuan masih terus dilakukan dgn lebih ketat lgi dri team surveillance”, imbuh wahyu.
Sementara itu, pengarah sekretariat bersama gugus tugas penanganan penyebaran covid -19 Kota Baubau Senin (13/7) meminta kepada seluruh jajaran sekretariat bersama agar memaksimalkan kinerja tugas masing-masing bidang sehingga dicapai hasil yang maksimal..Sekber covid-19 kota Baubau…





