
BUTON,FAKTASULTRA.ID – Bupati Buton Drs La Bakry M.Si menegaskan bantuan sembako dari Pemerintah Daerah tidak ada kaitannya dengan Bantuan langsung Tunai (BLT) dari Kemensos.
“Bantuan sembako dari Pemda Buton untuk membantu warga disaat pandemi ini, jadi warga desa diharapkan mengambilnya,”katanya usai vicom dengan Pemprov di kantor bupati Buton rabu(29/04/2020).
Dia menjelaskan bantuan sembako dari Pemda Buton berbeda dengan bantuan BLT dari Kemensos bisa saja yang mendapatkan bantuan dari Pemda Buton juga mendapatkan bantuan BLT dari Kemensos sehingga bantuan tersebut esegera diambil kalau sudah didata.
Dia berharap agar bantuan yang diberikan Pemda Buton segera diterima ini untuk menghindari agar jangan ada warga yang kelaparan akibat kekurangan beras di rumahnya.
Diapun mengatakan bantuan yang diberikan Pemda pada tahap 1 berupa beras namun selanjutnya akan berbeda yang dibagikan nanti paket sembako bukan beras saja, dengan harga yang sama warga akan mendapatkan beras, gula minyak juga telur.
“Bantuan selanjutnya paket sembako berupa beras, gula pasir, minyak juga telur, Pemda yang minta Bulog untuk menyiapkannya,”bebernya.
Kata dia bantuan paket tersebut untuk menekan inflasi harga gula pasir yang melambung di pasaran sehingga bantuannya di jadikan paket sembako bukan beras saja.
Dia juga menambahkan untuk saat ini ketersediaan beras di Bulog Sultra hingga enam bulan kedepan dan petani di Buton juga sudah mulai panen beras untuk kecamatan Lasalimu selatan, Siotapina, Lasalimu dan Kapontori, hanya saja jika pandemi terus berlanjut warga akan didorong agar bercocok tanam.











