
BUTON,FAKTASULTRA.ID – Pemerintah Kabupaten Buton memperketat enam pintu masuk di wilayah perbatasan antisipasi warga yang masuk dari luar Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara.
Kenam titik itu berada di pintu keluar masuk Wakaokili Pasarwajo, Pelabuhan Masuk di Lasalimu Selatan, Jalur keluar masuk di Kecamatan Kapontori.
“Tempatkan minimal enam orang di Pos yang dibangun, jaga perketat orang keluar masuk di Buton dari luar utamanya pemudik,” ungkap Bupati Buton La Bakry senin (5/4/2020) saat rapat koordinasi pencegahan virus corona.
Dijelaskannya enam personel di pos dari petugas gabungan dari unsur TNI/Polri, Satpol PP hingga tim kesehatan dari Dinas Kesehatan bersiaga selama 24 jam dengan membagi waktu kerja secara sip-sip an.
Nantinya, kata dia, setiap orang yang melewati pintu masuk dari enam titik itu akan diperiksa kesehatannya oleh petugas jangan sampai ada yang lolos dari pengamatan satgas.
Langkah tersebut, lanjutnya, sebagai antisipasi virus corona terhadap warga Buton jangan sampai ada warga dari luar yang membawa masuk virus kedalam wilayah Buton, mengingat penyebaran wabah pandemi mengkhawatirkan.
Ia juga meminta agar setiap kendaraan yang lewat akan disemprot disinfektan, di periksa suhu tubuh pengendara dan penumpang.
Katanya lagi Pemerintah daerah hanya memperketat pintu keluar masuk saja, bukan ditutup, pasalnya virus tersebut dibawah dari orang yang berasal dari luar daerah.
Dia juga mengingatkan agar semua masyarakat antisipasi kepada siapa saja yang baru datang dari luar Buton agar satgas dapat memeriksanya sehingga Buton tetap aman dari penyebaran virus corona.











