
BUTON,FAKTASULTRA.ID – Pemerintah Daerah Kabupaten Buton melakukan Memorandum Of Understanding (MOU) dengan UMB, Universitas Bosowa dan PLN guna peningkatan pembangunan didaerah, penandatanganan dilakukan di aula kantor Bupati Buton jumat (06/03/2020).
Bupati Buton La Bakry mengatakan mengapresiasi sekaligus berterimakasih pasalnya pihak UMB, Unversitas Bosowa dan PT. PLN berkenan melakukan kerjasama dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Buton sesuai bidang yang telah disepakati bersama baik dengan pihak UMB, Universitas Bosowa dan PT PLN.
“Perguruan tinggi merupakan lembaga yang sangat strategis dalam mendorong percepatan pembangunan suatu daerah dan masyarakat dengan sejumlah keunggulan yang dimilikinya seperti SDM, perangkat kelembagaan serta kemampuan membuat riset dan kajian,”ujar dia.
Maka eksistensi sebuah peran perguruan tinggi lanjut dia salah satu agen pembangunan di sebuah daerah dan masyarakat.
Dengan potensi SDM berkualitas yang memadai itulah lanjut dia diharapkan baik itu UMB maupun universitas Bosowa benar benar mengambil peran dan memberikan kontribusi terbaik bagi percepatan pembangunan di daerah ini di segala bidang.
Bupati berharap dengan dilakukannya penandatanganan MOU tersebut kian memperkuat komitmen baik pemerintah daerah UMB dan Universitas Bosowa serta PLN untuk terus berkarya nyata dalam memajukan daerah dan meningkatkan kejerahteraan masyarakat di Buton.
“Penandatanganan ini salah satu wujud dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan pembangunan baik sektor pendidikan maupun pemenuhan kebutuhan penerangan listrik bagi masyarakat di Buton,”ujarnya lagi.
Ia juga berharap agar universitas senantiasa mengadakan studi studi kebijakan untuk disumbangkan kepada Pemda sehingga memudahkan Pemda dalam menentukan prioritas program pembangunan berdasarkan kebutuhan daerah kemudian lakukan studi evaluatif dalam upaya perbaikab program pembangunan dan peningkatan efisiensi dan efektifitas program.
Kata dia lagi universitas diminta agar terus mengembangkan model-model pembangunan daerah mempertimbangkan sektor – sektor unggulan yang dapat diangkat dan dimanfaatkan oleh pemda dan masyarakat
“model tersebut diperlukan terutama untuk merumuskan program yang relevan dengan kondisi lokal dan masyarakat setempat,”katanya lagi.
Du5harapkan nota kesepahaman tersebut dapat memberikan kontribusi yang lebih baik dan dapat meningkatkan kesejahteraan Masyarakat dan daya saing kabupaten Buton dalam era globalisasi.
Rektor UMB Waode Alzarliani mengatakan sudah tiga tahun bergabung melalukan penelitian untuk kabupaten Buton.
“Mudah-mudahan dengan kerjasama ini kedepan dapat mewujudkan masyarakat berbudaya dan sejahtera,”katanya.
Kata dia lagu selama ini pihaknya sudah membantu Pemda Buton untuk melakukan kajian sehingga dari kajian itu membantu Bupati untuk mengambil kebijakan.
Rektor Universitas Bosows H Muh.Saleh Pallu mengatakan mudah-mudahan kedepan universitas bosowa dapat memberikan kontribusi bagi kabupaten Buton.
“Mudah-mudahan apa yang diniatkan bersama mengembangkan pemerintah daerah dan perguruan tinggi dapat dicapai,”katanya.
Manager PT PLN Syamsul Qomar mengatakan PT PLN dalam menjalankan tugasnya berupaya untuk melayani kebutuhan listrik masyarakat secara kontinyu untuk membangun ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lainnya.
“mudah-mudahan dari monemtum hari ini bisa menjadi komunikasi yang berkelanjutan sehingga kami meningkatkan pelayanan untuk ketersediaan listrik di Buton,”katanya.











