
BUTON,FAKTASULTRA.ID – Tahun 2020 jumlah penerima bantuan BPJS kesehatan di Kabupaten Buton di hapus sebanyak 32.000 jiwa untuk mengatasi ini, Bupati Buton La Bakry gelontorkan dana Rp 400 juta di RSUD Buton untuk masyarakat tidak mampu.
Bupati Buton La Bakry mengatakan bantuan BPJS yang menggunakan anggaran nasional dihapus sebanyak 32.000 yang ada saat ini sisa 13.000 saja.
“Tahun lalu sebanyak 45.000 jiwa yang ditanggung BPJS Nasional tahun ini dikurangi tinggal 13.000 jiwa saja,”ujarnya ketika mengadakan rapat koordinasi bersama Kades Lurah dan camat di Buton Senin lalu.
Namun lanjut dia meskipun pengguna kartu BPJS Kesehatan dihapus sebanyak 32.000 pemerintah menyiapkan anggaran Rp 400 juta untuk biaya pengobatan masyarakat yang kurang mampu.
Dia juga mengatakan melalui dana desa nanti diharapkannya anggaran untuk kesehatan di masukan kedalam salah satu program di desa-desa.

Direktur RSUD Buton dr Ramli Code mengatakan Bupati Buton sangat memperhatikan masyarakat kurang mampu makanya tahun ini Rp 400 juta di gelontorkan ke RSUD untuk masyarakat yang kartu BPJS nya bermasalah dan tidak punya kartu.
“Kebijakan dari Bupati masyarakat hanya membuat keterangan tidak mampu maka akan digratiskan, jangan takut yang 32 ribu itu,”bebernya.
Kata dia lagi masyarakat kalau tidak punya kartu cukup membuat keterangan tidak mampu dari kelurahan atau desa kemudian mengajukan ke RSUD Buton di Laburunci maka akan di layani gratis.
“Kebijakan ini hanya berlaku di RSUD Buton Laburunci tidak di RSUD lain,”katanya.
Saat ini lanjut Ramli demi memaksimalkan pelayanan kesehatan peralatan kesehatan di RSUD Buton terus dilengkapi begitu juga dengan pelayanan tenaga dokter.











